Kamis, 27 November 2014

Kamis, 27 November 2014



Selamat malam duniaku, selamat bertemu kembali di November ini. bagaimana ? apa kau masih akan mengujiku pelan seperti November lalu, atau bahkan sebaliknya. Kau akan menguatkanku dengan cobaan yang tidak hanya mengeluarkan sedikit air mata. Aku pikir begitu, jauh dari dasar logikaku, aku memiliki firasat lain yang tumbuh dari nurani. Ini tidak akan mudah bagiku. Melewati hari sendiri dengan berbagai ketakutan. Aku ragu. Ragu. Bahwa aku tidak bisa melakukannya. Takut, bahwa aku akan terjatuh sebelum sampai ke titik terakhir itu.
Setiap kali aku akan memejamkan mataku, aku merasa begitu nyaman. Karena aku seperti menghilang dari duniaku, dan melupakan berbagai peristiwa pahit. Seperti aku sedang berada di kota korea yang bersalju. Meski terlihat seperti drama. Tapi aku menyukai itu, aku benar-benar bisa menghirup udara dingin dengan lembutnya, menikmati itu.
Tapi aku sering menangis ketika terbangun. Aku takut bahwa esok ini akan lebih suram, semakin aku menikmati mimpi-mimpi itu, semakin pula aku takut membuka mata.
Apa kau tau ? duniaku saat ini begitu kejam, tidak ada yang bisa melihatku atau bahkan menyentuhku. Aku seperti berada diketerasingan. Entah, apakah aku terlalu dramatis mengungkapkannya. Tapi bagiku ini hidup. Inilah  hidupku.
Aku tidak tahu apa yang aku ingini, aku tidak mengerti tempat mana yang akan menjadi pemberhentianku. Aku menikmati air mata. Seperti aku menikmati hidupku. Tidakkah ini sakit bagiku ?  aku bisa menyelami kehidupan, perasaan, keadaan mereka. Tapi tidak dengan mereka yang acuh terhadapku. Mereka melihatku tertawa tapi tidak mengerti apa sebabnya, mengintaiku ketika menangis tapi tidak peduli kapan air mata itu reda. Bagiku ini sulit. Aku berharap aku bisa menemui seseorang didekatku untuk membantuku.

Tidak ada komentar: