Minggu, 01 Desember 2013

Surat Untuk Senja

Senja..
aku datang lagi dengan buliran-buliran air mataku,
masih pada hal yang sama,
yah.. sama seperti yang telah aku uraikan dulu,
masih pada tokoh yang sama,
Dia...
yang kini rasaku hadir kembali,
aku takut senja..
takut jika ini melukaiku ..
takut, bila hari-hariku harus ku renungi dengan air mata_

Senja,
layaknya aku tau,
ia yang dia puja
bukanlah daku,
aku hanyalah butiran debu yang dimanapun angin menyeretku hanya kepasrahan yang aku rasakan..

Senja,
kemana aku harus melangkah..
aku tidak ingin melukai,
cukup aku yang terlukai,
salahkah dengan pengartiannku?
salahkah tentang pngaggumanku?

Tidak ada komentar: