Sabtu, 16 November 2013

Masih mau galau karena PHP?

PHP (Pemberi harapan palsu) bahasa kerenya remaja saat ini untuk melabeli Ikhwan dan akhwat yang sering mengumbar kata-kata manis kepada lawan jenisnya.
sebenarnya apa sih yang dipermasalahkan ikhwan dan akhwat saat ini? kalau melihat faktanya sih, hanya karena sebuah kata-kata bisa menghilangkan harga diri dan membuat para ikhwan dan akhwat mendapat julukan baru, Nah... kalau kaya gini siapa yang salah coba?
Ikhwan? atau Akhwat?
ternyata sama saja ya, pelajaran yang harus kita ambil dari pelabelan tersebut,
buat seorang akhwat, Jangan mudah tertipu ni dengan ucapan-ucapan manis yang di lontarkan sang ikhwan, Ingat... manispun ada kadaluarsanya. Eh, emang lho fikir makanan?,
Jangan salah.. sekarang Ikhwan dengan sejuta rayuan gombalnya bisa menyamar jadi apapun demi menakhlukkan akhwat, termasuk jadi kumbang yang mengumbar kata-kata manis, yang sok sok cari perhatian, ngrubah penampilan segala rupa, Yah, bodohnya si akhwat kenapa kena? mana komitmennya untuk selalu berharap kepada Allah?
Udah gak mikir lagi kali ya, kalau udah kena rayuan gombal ikhwan wah si akhwat bisa klepek-klepek. berawal dari sini ini, sang akhwat mulai menaruh detak-detak rasa pada si ikhwan, giliran si akhwat mulai menanggapi rayuan-rayuannya, E.. Si Ikhwan malah gak respon, cari sasaran lain, ngasih perhatian ke akhwat lain, Sakiit ini hati akhwat, Kalau udah gitu itu, baru si Akhwat bilang PHP ya Ikhwan itu...
Muncul deh perdebatan hati, siapa juga suruh ngrespon rayuan-rayuan gombal kaya gitu, kalau sakit gini yang mau tanggung jawab siapa coba?
Nah… nyampek sini kalau kita bahas PHP yang salah siapa? Akhwat, yaa, bisa jadi, tapi tidak jangan kira si ikhwan gak kena tuduhan salah, jelas saja yang ngrayu-ngaru gombal tanpa bukti siapa? Ikhwankan? Ikhwan yang baik itu, ikhwan yang komitmen dengan kata-katanya bukan mengumbar kata-kata manis ke semua wanita, ini yang bikin ikhwan terpojokkan.
Jadi siapa yang mau kena PHP lagi, udah sampai sini aja ya permainan PHP nya , untuk yang akhwat, stop buat ngarep kata-kata manis ikhwan, jaga IMAGE, kehormatan diri penting, begitu juga ikhwan jangan suka ngumbar kata-kata manis, kasian yang akhwat, air matanya sering terjatuh untuk menangisi sesuatu yang tak perlu, harga diri itu penting.

Tidak ada komentar: